KKI DAN KOICA PERKUAT SISTEM SDM KESEHATAN
Jakarta, 28 April 2026 – Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) bersama Kementerian Kesehatan dan Korea International Cooperation Agency (KOICA) resmi memulai kerja sama strategis melalui Kick Off Meeting proyek peningkatan sistem manajemen tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama 28–30 April 2026 di Gedung KKI, Jakarta.
Pertemuan ini menandai dimulainya proyek bertajuk Improving Health and Medical Workforce Management System in Indonesia (2026–2028) yang bertujuan memperkuat tata kelola sumber daya manusia kesehatan secara komprehensif dan berkelanjutan.
Kick off meeting dihadiri oleh jajaran pimpinan KKI, perwakilan Kementerian Kesehatan yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Konsil Kesehatan Indonesia, Kolegium Kesehatan Indonesia dan Majelis Disiplin Profesi, serta delegasi KOICA dan tim ahli dari Korea Selatan. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu mendorong transformasi sistem kesehatan Indonesia melalui penguatan kualitas dan kapasitas tenaga kesehatan.
Dalam sambutannya, Ketua KKI, Arianti Anaya menegaskan bahwa tenaga kesehatan merupakan pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, penguatan tata kelola, peningkatan kompetensi, serta sistem registrasi dan perizinan yang berkualitas menjadi kunci dalam menjamin keselamatan pasien dan mutu layanan kesehatan.
“Tanpa sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan profesional, kemajuan sistem kesehatan tidak akan dapat dicapai secara berkelanjutan,” tegasnya.
Proyek kerja sama ini akan difokuskan pada beberapa aspek utama, antara lain peningkatan kapasitas pembuat kebijakan dan praktisi, penyusunan rencana strategis SDM kesehatan jangka menengah dan panjang, serta pengembangan sistem proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan berbasis data. Selain itu, proyek ini juga mencakup penguatan infrastruktur pendidikan dan standar pelaksanaan uji kompetensi seperti CBT dan OSCE.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan diisi dengan diskusi teknis, penyusunan rencana kerja, serta peninjauan fasilitas pendukung uji kompetensi tenaga kesehatan di Poltekkes Kemenkes Jakarta III. Agenda ini menjadi langkah awal dalam memastikan implementasi program berjalan efektif dan sesuai kebutuhan nasional.
Melalui kolaborasi ini, KKI bersama KOICA optimistis dapat mendorong terwujudnya sistem manajemen tenaga kesehatan yang lebih kuat, adaptif, dan berbasis bukti. Hasil dari proyek ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan serta memperkuat daya saing tenaga kesehatan Indonesia di tingkat global.