KKI Perkuat Pembinaan Keprofesian di Aceh Demi Mutu Pelayanan Kesehatan

KKI Perkuat Pembinaan Keprofesian di Aceh Demi Mutu Pelayanan Kesehatan

  • 23 Juli 2026
  • Berita
  • 29

Kompetensi dan profesionalisme tenaga medis (named) serta tenaga kesehatan (nakes) menjadi pondasi pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien. Untuk mendukung hal tersebut, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) menggelar Pembinaan Terpadu Keprofesian Named dan Nakes di Banda Aceh, Rabu (22/7).

Kegiatan ini diikuti 174 peserta yang terdiri dari 60 peserta luring dan 114 peserta daring.

Ketua KKI, Arianti Anaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh mengenai peran dan fungsi KKI setelah transformasi kelembagaan, termasuk pelaksanaan pembinaan dan pengawasan keprofesian named dan nakes.

“Melaksanakan sosialisasi pembinaan dan pengawasan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang perlu disosialisasikan ke kita semua, KKI saat ini sudah terjadi transformasi dimana di dalamnya ada Kolegium Kesehatan Indonesia dan Majelis Disiplin Profesi" ujar Arianti.

Dalam kegiatan tersebut, Andriani dari Konsil Dokter Gigi dan Maryani dari Konsil Tenaga Kefarmasian turut menjadi narasumber. Keduanya memaparkan materi mengenai peran strategis KKI dalam peningkatan mutu tenaga medis dan tenaga kesehatan, proses registrasi, serta Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB).

Selain pemaparan materi, peserta yang terdiri atas tenaga medis dan tenaga kesehatan di Banda Aceh juga berkesempatan berdiskusi dan membahas berbagai tantangan pelaksanaan pembinaan keprofesian di daerah bersama para narasumber. Sesi diskusi ini menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, memperkuat pemahaman, serta mendorong sinergi dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

 

facebook twitter email whatapps